DESTINATION, NTT

Pulau Semau, Deretan Pantai Eksotis Ada Disini

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia

Sebenarnya sebelum memulai menulis postingan tentang pulau Semau ini, ada rasa yang berkecamuk dalam hati saya. Bukan karena tidak cantiknya pulau Semau dengan pantai pantai eksotisnya. Melainkan mengingat kembali perjalanan ke pulau ini. Bagaimana petualangan ter "parah" yang pernah saya alami. Mungkin TIDAK sesusah mendaki Rinjani atau katakanlah menaklukkan gunung Semeru atau mungkin usaha paling sulit memanjat wanita. Ada banyak kisah perjalanan yang campur aduk selama seharian di pulau Semau. Mulai dari panas terik yang membakar kulit, sulitnya mengendalikan motor diatas tumpukan pasir sampai berjam jam nyasar di hutan tengah malam. Ditambah lagi wajah bermasker debu kotor. Yang jelas trip kali ini tidak akan pernah saya lupakan.

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (2)

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (3)

Pagi usai sarapan, saya dan ke 10 teman blogger yang ikut dalam trip #ExploreDiversity berkumpul di rumah pak Abed Frans yang menjadi salah satu orang terbaik dalam trip ini. Pak Abed dan teman teman dari ASITA NTT mempersiapkan betul keperluan kami selama seminggu trip ini. Pak... Jasa jasamu akan kami kenang sampai kapan pun, hehe.

Kalau trip hari sebelumnya kami menggunakan mobil, kali ini lebih menantang deh. Dari Kupang kami berangkat berbekal sepeda motor dengan masing masing berpasangan menuju pelabuhan Tenau Kupang. Dari pelabuhan inilah jelajah Pulau Semau berawal. Panas matahari pagi itu membuat make up para wanita luluh lantak. Termasuk sebagaian prianya yang udah dari tadi sibuk lap keringat. Dengan kapal kecil kapasitas 20 orang, kami pun menyebrang ke pulau Semau lengkap dengan sepeda motor yang kami bawa dari Kupang. Karena memang di Pulau Semau konon tidak ada rental motor dan sebagainya.

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (4)

Kami tiba di pelabuhan Onan Batu, tepat di bibir pulau Semau yang merupakan satu satunya gerbang masuk pulau. Cuaca semakin panas, tapi kenapa masih sempat foto di bawah terik yah? Itu hanya pencitraan saja buat materi postingan ini haha. Sepertinya saya salah kostum deh ke Pulau Semau. Harusnya menggunakan jaket pelindung dan masker. Rupanya disini lagi musim kering parah yang membuat jalanan berdebu dan pepohonan sedang kering. Hanya tampak beberapa saja yang masih menghijau dan itu pun hanya di pucuk. Pucuk! pucuk!

Pantai Otan

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (6)

Saya sempat snorkeling di Otan walau rupanya bukan tempat yang tepat untuk melihat karang cantik. Hanya terlihat beberapa ekor ikan mondar mandir sesekali sembunyi di balik rumput laut. Oh yah, kalau ke pantai ini atau ke Pulau Semau sebaiknya membawa bekal makan dan minuman sendiri. Susah menemukan warung makan di pulau ini. Satu lagi, jangan lupa bahagia dengan makan nasi bungkus di pantai Otan. Kami makan ramai ramai disini dengan kebahagiaan tiada tara. Satu lagi dan lagi, bawalah sampahmu pulang. Jangan meninggalkan bercak apapun di sini, yah!

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia

 

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (9)

Jelajah Semau hanya sampai disini? Tentu tidak anak muda. Ini masih awal dari perjalanan panjang dan melelahkan. Mata saya kembali ditakjubkan dengan savana kering bebatuan yang terbentang luas di Semau. Tujuan berikutnya adalah pantai Oinian. Kata pak Boy sang pemandu kami, pantai Oinian juga tidak kalah cantik dengan Pantai Otan. Namun untuk mencapai pantai ini, pantat saya serasa amblas karena jauh dan lama di perjalanan. Ditambah lagi debu semakin membuncah yang langsung masuk kedalam mulut.

Pantai Oinian

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (10)

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (11)

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (12)

Garis pantai Oinian lebih pendek jika dibanding dengan pantai Otan. Namun yang membuat pantai ini tetap eksotis adalah pasir putihnya yang sehalus kulit Raisa #halah. Ombak di pantai ini juga lebih besar dibanding pantai Otan. Teman teman saya sepertinya bahagia banget di pantai ini. Sekitar 2 jam kami leyeh leyeh manja di bawah pohon pohon rindang di pantai Oinian. Saya sendiri karena udah mulai lelah tidak banyak melakukan apa apa di pantai ini. Hanya duduk cantik sambil sesekali ngobrol dengan pak Boy.

Pantai Onanbalu

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (13)

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (14)

Lanjut lagi menuju pantai Onanbalu yang juga tidak kalah mempesona. Kami hanya berhenti sebentar mengambil gambar di pantai ini. Karena kami diburu waktu untuk melihat Sunset di bukit Liman. Balik lagi ke Onanbalu, pantai ini merupakan salah satu pantai paling sepi juga. Nyaris tidak ada manusia yang kami jumpai di pantai ini. Mungkin buat orang yang sedang honeymoon dan butuh privasi, sepertinya Onanbalu adalah tempat yang tepat. Pasir pantainya juga masih terlihat perawan *firasat* dan batu batu tajam di pesisir pantai menjamur namun membuat pemandangan disini semakin drama dan ciamik.

Hari udah mulai sore namun cuaca masih aja terasa panas membakar sekujur likuk tubuh. Disisi lain, masih ada satu destinasi lagi yang akan kami singgahi sebagai akhir dari jelajah pulau Semau. Seperti yang saya bilang diawal, sepertinya memang saya salah kostum dengan kemeja saya dan juga celana pendek yang tidak maksimal menyerap keringat.

lois-jeans-indonesia-richotraveling

Beberapa waktu lalu saya mencoba mencari tahu pakaian yang cocok saat traveling. Lewat pengalaman saltum beberapa kali. Saya baru baru ini dapat solusi dari Lois Jeans yang membuat saya harus lebih memperhatikan pakaian saat traveling. Jeans kok dipakai traveling? Iyah benar, untuk yang satu ini saya mencoba pakai dan ternyata nyaman banget di badan. Baju kaos dari Lois yang saya gunakan membuat keringat terserap dengan cepat. Kemudian untuk celana jeansnya, walau terlihat sempit namun setelah saya pakai di kaki dan pinggang terlihat fit dan elastis. Ini yang membuat saya suka dengan Lois Jeans ini. Jadi nyaris tidak ada masalah lagi dengan pakaian ketika adventure di outdoor. Coba deh cek lebih lengkap di disini.

Pantai & Bukit Liman

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (15)

Inilah puncak kenikmatan di Pulau Semau. Pantai bukit liman yang bersanding dengan bukit Liman yang luar biasa menawan. Pantai ini sebenarnya terusan dari garis pantai pantai sebelumnya. Namun pantai Liman ini lebih panjang dan view yang terlihat dari sini begitu ajaib. Saya dan teman teman lainnya trekking untuk melihat view secara penuh. Sebenarnya sepeda motor juga bisa naik sampai ke puncak Liman, namun disarankan harus ekstra hati hati. Tidak ada pembatas menuju puncak bukit. Jika tidak yakin, sebaiknya jalan kaki saja ke puncak Liman. Safety first.

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (16)

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (17)

pulau-semau-nusatenggaratimur-indonesia (18)

Maha besar Pencipta alam. Keindahan yang tidak ada habis habisnya terpampang seharian penuh di Semau. Menikmati pasir putih dengan semilir angin, air laut yang jernih sampai Sunset yang sempurna dapat saya nikmati. Semau memang luar biasa. Siapapun yang datang ke Semau, saya yakin akan jatuh cinta dan mungkin akan mengulang kembali perjalanan menyenangkan ke Semau.

Saatnya menunggangi si roda dua lagi, kami segera kembali ke pelabuhan untuk kembali ke Kupang. Saat itu sekitar jam 7 malam, tidak ada listrik dan tidak ada lampu jalan sepanjang hutan Semau. Kami pun tersesat dan menemukan jalan buntu. Cerita baru pun kembali dimulai di Semau. To be continued on the upcoming post, jangan kemana mana!

15 Comments

  1. Aduh kak, lain kali jangan naik sepeda motor yaaaa, nanti kulitmu hitam lho hehehe

  2. Air pantainya yang begitu dan juga begitu tenang berasa nggak was-was aja kalau main air disana hihi

  3. gabisa bayangin jalanan yang jarang diakses bentuknya kayak gimana :3 harus kuat sabar dan tabah akk

  4. Kak, yg bener namanya pantai Onanbalu atau Oetebu sih? #dilema

    Btw sampe ngakak pas baca ‘pantat amblas’, hahaha untung pake Lois Jeans ya, jadi tetap terlihat membuncah! #kode

    • Onanbalu kaka ( dan begitulah gonjang ganjing nama itu seolah bag misteri yg belum terungkap) *Dicubit

      Kaka tahu kan kebohaian ini sempet terenggut pasca adventure itu.

      Namun tetap tampil modis karena #LoisJeans

      *Next model nunjuk ka gio 🙂

    • Peter

      Gunung Liman terletak diantara 2 Desa, yakni Desa Naikean dan Desa Uitiuh Tuan (Oetefu Besar). pantainya juga indah, pasirnya bersih dan airnya Jernih. saya sudah ke sana belum lama ini. kesal nanti jika tdk ke sana. dijamin puas…..

  5. Kak, sempat nanya nggak kenapa hampir semua pantai di sana selalu diawali dengan huruf O? Hahahahhaha…

  6. Wow! This place seems like a piece of paradise, Richo! When would be the best time of the year to explore this wonderful place?

  7. Duhhh jadi kangen deh kalau liat postingan ini. ini famtrip ku yang pertama loh dan yang langsung paling berkesan. First time is always the best haahah ditunggu postingan nyasar tengah malamnya kak

Leave a Reply