DESTINATION, United States

My Chicago Trip

"Chicago rasa New York"

Udah hampir dua bulan berada di US. Banyak hal baru yang saya dapat. Selain teman baru dengan berbagai karakter, saya juga berkesempatan bepergian ke tempat-tempat menarik. Ini adalah perjalan pertama saya ke Chicago. Dan ini pula perjalanan naik bus terlama saya selama berada di sini. Sekitar 6 jam perjalanan darat dari kota Cedar Rapids, Iowa menuju downtown  Chicago.

Saya sebenarnya tidak banyak persiapan yang berarti untuk trip ini.  Trip 3 hari 2 malam ini rasanya cukup membawa backpack aja. Untungnya bus Burlington Trailways pun nyamannya luar biasa. Pelayanannya nyaman banget. Sepanjang perjalan si ibu supir begitu keren menjelaskan rute dan beberapa info penting seputar perjalan Iowa ke Chicago. Yah, saya kagum betul melihat si ibu itu, maaf banget saya lupa namanya. Yang jelas beliau hanya sendiri tanpa didampingi kondektur. Bayangkan 40 orang penumpang, hanya ditangani oleh satu orang supir.

Sunrise pertama dari bilik jendela Holiday Inn & Suites Chicago. Kamarnya begitu nyaman dan besar. Penampakan kamarnya saya buat di VLOG terbaru.

Salah satu moda transportasi publik di Chicago yang paling banyak digunakan adalah CTA (Chicago Transit Authority) Blue Line. Kereta ini mencakup titik-titik kota Chicago. Dari tempat saya menginap perlu 30 menit menuju downtown Chicago.

Alun - alun dengan latar belakang gedung pencakar langit sangat mudah ditemukan di tengah kota Chicago. Yang menarik adalah banyak wisatawan yang betah berlama-lama di sini. Menyaksikan air mancur, mengejar merpati jinak dan bahkan duduk santai pun seru di sini. Saya putuskan mengambil beberapa foto di sini sebelum beranjak ke sudut lain kota Chicago.

Cloud Gate/ The Bean

Bukan hanya jalanan rupanya yang macet, destinasi wisatanya pun padat. Destinasi pertama di tengah kota Chicago yang kami kunjungi adalah Cloud Gate atau The Bean. Wisata ini boleh saja mainstream tapi sangat perlu dikunjungi. Hasil karya seni berbentuk kacang ini dibuat oleh seorang artist bernama Anish Kapoor. The Bean ini berada di area AT&T Plaza and Millenium Park. Selain itu ada juga arena terbuka yang digunakan untuk festival musik kelas dunia seperti Chicago Jazz Festival. Sempatkan mampir ke The Bean kalau ke Chicago, biaya masuk gratis kok. Hanya kalau weekend akan padat betul. Berfoto dengan latar belakang The Bean sendiri hanyalah hayalan saya rupanya 🙁

North Avenue Beach & Lake

Saya sempat googling North Avenue Beach ini, namun saya terkejut melihat aslinya yang jauh lebih cantik. Air danau dan lautnya sangat bersih. Walau ratusan kapal bersandar di pelabuhannya, saya tidak menemukan bercak kotor atau minyak di permukaan air. Tak satu pun sampah ngambang (((ngambang))). Keren betul cara mereka menjaga area publik ini. Kawasan ini juga menyatu dengan Navy Pier yang merupakan pusat rekreasi dan museum anak. Kami hanya makan di restonya lalu cabut keliling lagi.

Michigan Avenue Riverwalk Bridge

Hal lain yang membuat city tour saya kali ini menarik adalah saya tidak bosan jalan kaki walau berjam-jam karena memang spot yang kami lalui sangat menarik dan tidak membosankan. Bayangkan saja, jembatan yang biasanya berkonotasi seram dan kotor menjadi indah di sini. Michigan Riverwalk Bridge ini menjadi sangat indah karena ada sungai di bawahnya yang mengalir membelah kota Chicago.

Selain itu, di bawah jembatan puluhan kapal wisata yang membawa turis lalu lalang dari pagi hingga sore. Mereka biasanya menawarkan paket wisata layaknya river cruise yang ada di Melaka, Malaysia.

Ada jalur untuk pejalan kaki dari jembatan ini untuk memandang sebagian kota Chicago. Dari sini saya menyaksikan turis bermain Kano. Ada juga yang duduk-duduk di taman tepi sungai. Lihatlah airnya yang sangat bersih, siapa coba yang tidak betah leyeh-leyeh manja? 🙂

Chicago 360 Skydeck

Ada rasa sedih sih karena gak jadi melihat kota Chicago 360 derajat dari Skydeck. Alasannya adalah karena antriannya luar biasa gila. Perlu menunggu 3 jam untuk bisa mendapat tiket masuk. Sementara kami tidak banyak waktu, jadinya harus rela melewatkannya. Weekend memang bukan pilihan yang tepat ke sini. Semoga ada kesempatan lagi hihi.

Fourth Presbyterian Church

Saya selalu berusaha mengunjungi gereja di setiap destinasi. Walau saat di Indonesia, saya akan bertanya kepada warga lokal di mana gereja terdekat. Sama halnya dengan Fourt Presbyterian Church ini. Ini adalah gereja yang paling indah yang pernah saya lihat sepanjang masa.

Gereja ini berada di tengah kota Chicago tepatnya di kawasan Michigan Street. Bagunan gereja ini adalah yang paling tua dari semua bangunan yang ada di kawasan Michigan Avenue. Dibangun pada tahun 1871, Fourth Church ini menjadi sangat unik dengan ciri khas arsitekturnya dari bagunan lain di sekitarnya. Gereja ini juga berseberangan langsung dengan 360 Skydeck.

Akhir perjalanan saya di Chicago dihadiahi Sunset yang menggoda. Walau padat bagaikan New York, Chicago telah membekas di hati saya sebagai negara bagian Amerika Serikat yang ramah turis, indah dan bersejarah.

  Notes:
  • Cedar Rapids, Iowa (Burlington Trailways) - Greyhaunt Bus Station, Chicago 6-7 jam ->https://burlingtontrailways.com
  • Harga tiket bus $50 one way (tergantung musim)
  • Holiday Inn & Suites untuk 2 malam $280 (maksimal 4 orang)
  • Harga Train Blue Line Pass $20 untuk 24 jam full
  • Pilihan makanan: McDonald, American Food mulai dari $3

7 Comments

  1. Keren nya chicago ini yah 🙂

  2. Tolong dikeep dulu asita chicago, jangan kasih kendor

  3. Kapan yah bisa ke chicago. Mupeng banget

  4. Sungguh menyesal buka postingan ini karena hanya bisa terpana menatapnya..

    Gila sungainya bisa bersih gitu, kece beut! Bawaan pengen bawa bakul cucian sambil mandiin kebo..

Leave a Reply