DESTINATION, Jawa

Mudik ke Bandung

Sepulang dari Amerika, saya mudiknya bukan ke Medan atau ke Bali, malah ke Bandung, Jawa Barat. Saudara saya tinggal di Cibaduyut. Dia beserta keluarga kecilnya bekerja dan melanjutkan hidup di sana. Karena bapak dan mama saya sudah tidak ada kesibukan dan sudah semi pensiun, maka abang saya memutuskan memboyong mereka ke Bandung. Jadilah mereka membantu abang dan kaka ipar saya merawat si kecil yang masih balita.

Bandung bukan kota yang asing lagi buat saya. Bandung sudah menjadi salah satu kota favorit saya, terutama untuk urusan kuliner. Bandung menyimpan sejuta cita rasa nusantara. Namun kali ini selain berburu kuliner, saya ingin mengajak keluarga saya jalan-jalan. Ini sekalian reuni kecil kami yang sudah setahun tidak bertemu. 

Karena saat itu kota Bandung lumayan ramai turis, kita pun memutuskan untuk jalan-jalan ke pinggiran Bandung saja. Daerah Ciwidey sepertinya pilihan yang tepat. Selain udaranya yang segar, ini juga bagus buat orangtua saya yang baru pertama kali wisata alam di Bandung. Biasanya kulineran atau sekedar staycation saja di kota. 

PERKEBUNAN TEH WALINI

Tujuan pertama kami adalah hamparan hijau perkebunan teh Walini yang hits itu. Kami duduk beberapa waktu menikmati indahnya pemandangan ini. Walau cuaca kala itu tidak begitu cerah tapi kami masih benar-benar menikmati suasana yang ada. Bukankah traveling itu menjadi lebih asik jika bersama orang-orang yang kita cintai, ya kan? 

MAMPIR KE RANCA UPAS

Rasanya sayang melewatkan kampung Ranca Upas kalau sudah berada di Ciwidey. Kami mampir sejenak buat kasih makan rusa-rusa yang imut. Mereka malu-malu kucing kalau didekatin. Rusa di sini gemas sih. Suasana di Ranca Upas sangat segar dengan pepohonan hijau yang subur. 

Tiket masuk ke Ranca Upas 10 ribu per orang. Biaya parkir mobil juga hanya 5 ribu rupiah saja. Lalu untuk membeli wortel untuk dibagikan ke rusa, cuma bayar 10 ribu saja. 

DISAMBUT KABUT TEBAL DI KAWAH PUTIH

Awalnya agak kecewa pas tiba di pelataran Kawah Putih. Kabut yang membuat jarak pandang hanya 3 meter menutupi jalan menuju wisata utama Kawah Putih. Jalan menuruni tangga dicampur bau belerang menyengat hidung kami pun semakin menjadi. Eh tapi sesampaianya di pusat kawah malah senang karena suasana kabut malah jadi ala-ala misterius gitu. Ditambah lagi tidak banyak pengunjung yang turun ke bawah. Pas kami foto malah cakap haha.

Belum lagi Mama saya yang super excited walau dingin banget. Entah kapan lagi bisa bisa rame-rame ke sini, katanya. Bapak saya pun tak pernah jauh darinya. Mama saya digandeng mulu kayak takut kehilangan gitu. Duh, orangtua sweet banget sih. Anaknya sampai iri dibuatnya 🙁

BANYAK FILE FOTO DAN VIDEO SELAMA DI BANDUNG

Saya kalau sudah lihat momen atau pemandangan yang bagus, paling gatal buat motret dan rekam. Gak peduli kadang motretnya pake file RAW biar kalau diedit lagi pake preset buatan sendiri lebih cakap dan fotonya gak akan pecah. Walau sebenarnua JPG pun gak masalah sih. Cuman saya anaknya agak perfeksionis :). Jadilah kalau moto benar-benar dibanyakin dan direkam buat stock.

Masalahnya, pas mindahin file dari memori ke laptop sering sedih, rupanya ukuran filenya besar banget. Satu trip aja bisa sampai 20-30 GB. Bisa jebol memori bawaan laptop yang tidak seberapa. Untungnya sejak pake Hard Disk SEAGATE Backup Plus Portable, rasa kuatir itu udah gak ada. Walau banyak file, hati udah tenang karena masih bakal bisa tersimpan rapi semua di HD nya. 5TB sih besar banget yah.

Sejauh ini, performa dari Seagate ini sangat membantu saya dalam mengelola file. Apalagi sebagai video editor juga, seringkali ukuran file video dari klien bisa sampai 100GB. Saya biasanya langsung simpan ke Hard Disk ini buat back up. Jika sewaktu-waktu laptop crash, file klien sudah terselamatkan.

Oh yah, HD ini sudah dilengkapi USB type 3.0/2.0 dan bisa digunakan untuk Windows dan Mac dengan cara yang sangat mudah. Tinggal colok pilih mode komputer Windows atau Mac, file siap di export atau import dari Hard Disk ini. Saran saya untuk menjaga HD tetap awet, sebelum eject, pastikan tidak ada file yang sedang dibuka atau digunakan dari HD ini. Kemudian lipat kabel USB dengan rapi agar lebih tahan lama. Lebih disarankan lagi pakai case biar tak mudah lecet. Selamat mencoba dan buruan cek di toko online favoritmu. Seagate lagi ada promo langganan Adobe Creative dan penyimpanan file foto free setahun dari mylio.com. Cek selengkapnya di website resmi www.seagate.com

Pulang kampung ke Bandung kali ini menorehkan goresan cerita yang akan kami bagikan ke para anak atau pun cucu nanti. Walau hanya liburan singkat, tapi terasa sangat berkesan. Semoga kita dipertemukan lagi di reuni dan jalan-jalan berikutnya. Saatnya kembali ke ibukota, kerja keras banting tulang bagai kuda.

5 Comments

  1. lenny

    Emang paling mudah meleleh kalau sudah liat orang tua mesra. Anaknya kan juga pengen 🙁

    Semoga kemesraan itu tersimpan rapi di Seagate yah ehe

  2. waaaah mas, aku lbh suka kawah putih dengan kabut giniii :D. aura mistis lbh kerasa dan jd seperti tempat lain, bukan kawah putih :D. beda sendirii ;). udh lama banget ga kesana, yg aku inget cuma bau belerangnya yg nusuk, yg bikin aku ga terlalu pgn lama2.

  3. Ciwidey sekitarnya memang tempat yang menyenangkan buat liburan, apalagi sekarang banyak spot menarik disana,
    Sekarang sih setiap weekend sepertinya macet kalau mau main ke arah sana,

Leave a Reply

Theme by Anders Norén