Amerika, DESTINATION

Grand Canyon National Park, Mind-blowing Nature

Belum juga sirna rasa kagum saya akan Lake Powell, Page, saya kembali dimanjakan dengan keindahan Grand Canyon National Park. Ada kejutan apa lagi ini?

Sekitar jam 3 sore kala itu, bus yang membawa kami pun mulai bergerak meninggalkan kawasan Page, Arizona. Perjalanan menuju taman nasional Grand Canyon pun dimulai. Hamparan padang gurun dengan pemandangan eksotis terpampang di depan mata. Saya mencoba menolak ngantuk karena tak mau kehilangan momen menikmati road trip di daratan Arizona yang mungkin sekali seumur hidup eaa.

Hampir 3 jam kami di dalam bus, aroma Grand Canyon pun mulai terasa ketika kami memasuki hutan yang diselimuti salju tebal. Tampak perubahan cuaca yang sangat kontras ketika kami berada di Horseshoe Bend. Beberapa kilometer sebelum menuju Grand Canyon, salju semakin terlihat tebal. Sesekali supir bus kami pun menurunkan kecepatan agar kami bisa menodongkan kamera dan handphone dari balik kaca bus mengabadikan momen. Musim dingin telah tiba dan Arizona yang tadinya saya pikir tidak kebagian rasa dingin, rupanya salju pun turun. Tapi saya malah bahagia. Ini pengalaman yang menarik buat saya .

This image has an empty alt attribute; its file name is grand-canyon-national-park1.jpg

Begitu kami dibebaskan untuk explore taman nasional yang dinobatkan sebagai salah satu keajaiban dunia oleh UNESCO ini, saya dan rombongan pun segera berpencar menyusuri bibir tebing Grand Canyon. Kami mencari spot yang paling bagus untuk melihat bentang alam lembah ini. Sesekali kami berfoto bersama dengan segala pose yang mendadak muncul secara tiba-tiba.

Setelah foto bareng selesai, saya, Leauretha dan Ali pun memisahkan diri dari rombongan besar. Kami berjalan dari selatan ke timur taman nasional ini. Saking luasnya kami sampai beberapa kali kehilangan arah haha. Tapi serunya taman nasional ini walau sangat luas, tersedia shuttle yang membawa kami ke titik semula kami berkumpul.

Kami menyusuri perlahan bagian tebing Grand Canyon yang meleganda itu. Mulai dari tebing yang hanya dilapisi bebatuan cokelat kekuningan, sampai menyusuri anak tangga batu yang sangat licin dan berbahaya karena salju.

Bentang ngarai atau lembah yang sangat dalam dan luas seolah tak ada ujung di depan mata. Suasana yang semakin sore dengan matahari yang perlahan tenggelam membuat cahaya di ujung tebing mulai berubah menjadi kuning kemerahan. Lapisan embun menjadi latar yang indah di antara tebing. Saya sampai kehabisan kata-kata menatapi pemandagan ini.

Di bawah lembah Grand Canyon, mengalir sungai Colorado yang membelah tebing Grand Canyon. Konon bentuk lembah ini terjadi karena pengikisan oleh aliran sungai Colorado. Duh gak heran bisa secantik ini jadinya.

Kami pun berhenti sejenak di tebing paling timur. Sebelum hari gelap, saya sempatkan berfoto di ujung tebing. Sebenarnya lumayan ngeri sih. Apalagi saya yang fobia ketinggian rasanya gemetaran. Kami akhirnya beraniin berdiri beberapa detik di permukaan yang kokoh. Crek!

Sayangnya kami hanya punya waktu sekitar 1 jam saja di taman nasional ini. Jadi musti gerak cepat berkeliling. Sebenarnya di Grand Canyon ini banyak aktivitas buat para pengunjung. Misalnya South Rim Tours, keliling Grand Canyon menggunakan helikopter, jeep atau sepeda. Ada juga namanya North Rim Tours. Pengunjung diajak berkeliling naik kuda explore seisi Grand Canyon. Sayangnya kami tidak berkesempatan merasakan sensasi itu haha.

Pengalaman menginjakkan kaki di taman nasional Grand Canyon pun ditutup dengan sunset yang indah. Di balik pepohonan yang berlapis salju, semburat langit di ufuk barat turun dengan sempurna. Grand Canyon dengan pesonanya yang menakjubkan membuat saya bersyukur betapa indah ciptaanNya.

9 Comments

  1. Ah kalau tempat seperti ini gak usah ditanya lagi pasti cakeo viewnya. Baru lihat sekarang foto Grand Canyon pas ada salju.. Wiii pasti ada sensasi merinding melihat kemegahan bukit bebatuan seperti ini

  2. seperti perpaduan antara panas dan dingin

  3. duuuh nth kapan aku bisa ke amerika :D. planning sih ada, dan kalo bisa kesana tujuan utamaku sebenernya royal bridge colorado, di situ bungy jumping tertinggi sedunia ,320 meter, dan aku pengeeeenn bangettttt nyobain itu.

    baru deh , bonusnya ngeliat seperti apa amerika, grand canyon dll nya.. :D. tp kayaknya dlm wkt deket belum bisa. apalagi history travelingku sampe thn depan bakal rame ama negara2 sanction musuhnya amerika hahahaha.

    aku takut visa di reject 😀

  4. aku ada follow beberapa pendaki luar gitu,, suka amaze kalo mereka sedang pergi ke Grand Canyon.. Ini relatif sepi ya kalo ku lihat dr foto ini mas ?

  5. grand canyon memang amazing …
    contour dan bebatuannya bikin wow …
    mimpi saya adalah sesepedahan disana … bikepacking explore Grand Canyon.

Leave a Reply

Theme by Anders Norén