DESTINATION, Jawa, Others

[Sponsored] Bertandang Ke Jawa Barat Bareng SKK Migas

Ketika diajakin untuk pertama kalinya ke Cirebon, saya langsung tertarik. Walau beberapa kali ke Jawa Barat, tapi belum pernah main ke Cirebon. Kali ini bukan buat main ke air terjun atau kulineran di pasar tradisional tapi saya akan melihat lebih dekat “isi dapur” Pertamina EP (Ekplorasi Produksi) Asset 3.

          Rumah Inspirasi, Subang

Setelah perjalanan panjang dari Jakarta ke Subang, tibalah kami di pemberhentian pertama yaitu Rumah Inspirasi, sebuah wadah dengan berbagai kegiatan positif yang difasilitasi oleh Pertamina EP Asset 3 Subang Field di kelurahan Dangdeur, Subang, Jawa Barat.

Tari Sisingaan menjadi penyambutan manis dari anak-anak SD 2 Dangdeur di komplek halaman Rumah Inspirasi. Mereka sangat mahir memainkan Sisingaan dengan gerakan yang kompak. Ada juga gadis-gadis remaja, menampilkan tarian Merak khas tanah Pasundan yang melengkapi suasana penyambutan para blogger dan tamu yang datang.

Oh yah, Rumah Inspirasi ini bukan hanya sekedar wadah masyarakat berkegiatan seni, tapi lebih dari itu, rumah ini juga menjadi tempat para warga setempat mengasah kemampuan mereka berkarya. Mengolah sampah menjadi kerajinan. Misalnya tutup botol bekas disulap menjadi tas dan keranjang yang lucu. Ada juga perca kain yang disulap jadi alas kaki. Masih banyak kreasi yang terlahir dari tangan-tangan kreatif warga Dangdeur.

Yang menarik lagi dari Rumah Inspirasi ini adalah disediakannya bank sampah. Setiap anak-anak yang datang belajar dan berlatih di Rumah Inspirasi, mereka diwajibkan membawa sampah dari rumah untuk diolah menjadi barang yang bermanfaat di sini. Jadi di desa ini tidak akan kita temui sampah yang terbuang. Semua jenis sampah diolah jadi bermanfaat. Keren banget yah! Oh yah, masih banyak daftar kegiatan yang ada di Rumah Inspirasi. Boleh cek Instagramnya @rumahinspirasisubang 

          HSSE Training Center Asset 3

Di hari kedua kami berkunjung ke HSSE Training Center Pertamina EP Asset 3 yang ada di Klayan, Cirebon, Jawa Barat. Di sinilah pusat pelatihan dilakukan demi keselamatan kerja. Pusat pelatihan ini dilengkapi dengan ruang peraga, ruang diskusi, ruang tes kesehatan sampai perpustakaan. Begitu tiba di sini, kami wajib cek kesehatan dulu, dicek oleh dokter yang stand by di sini.

Tensinya mau dicek dulu, lemesin aja ya kak! 🙂

Pengunjung wajib diperiksa kondisinya di Training Center ini. Kalau tidak ada masalah baru bisa berkunjung ke Jatibarang Field. Kami juga wajib menggunakan pakaian yang sudah disiapkan. Pakaian ini dinamakan APD (Alat Pelindung Diri) meliputi baju lengkap, helmet dan juga sepatu khusus. Di Training Center ini juga diberikan pengarahan tentang Migas dan prosedur lainnya.

          Jatibarang Field SPU-A 

Tibalah kami di Jatibarang Field yang tidak jauh dari HSSE Training Center tadi. Di sinilah stasiun pusat pengumpulan utama (SPU-A) yang menerima liquid  yaitu air dan minyak hasil dari pengeboran yang diterima dari SPA lainnya. Proses yang dilakukan di Jatibarang ini yaitu memisahkan air dan minyak.

Jatibarang Field ini beroperasi 24 jam. Karena tidak jauh dari komplek pemukiman warga, jadi keamanan di area ini benar-benar harus ketat. Standar operasional juga harus diikuti ketika memasuki kawasan SPU-A. Ini baju yang saya gunakan panasnya luar biasa. Salut deh sama para pekerja pertamina di lapangan yang tiap hari pake kostum ginian. Badan udah kayak bubur 🙁

          Sanggar Tari Topeng Mimi Rasinah, Indramayu

Destinasi terakhir kami adalah Indramayu. Ke sini bukan buat kulineran, tapi mengunjungi sanggar tari sang Legenda Tari Topeng Mimi Rasinah. Sedikit masuk ke jalan kecil buat sampai di sanggar Mimi Rasinah. Dari kejauhan rupanya udah ramai aja para penari cilik menyambut kami. Ini adalah pengalaman pertama saya menyaksikan langsung tari topeng di sanggar.

Sanggar Tari ini mendapat sorotan dari dunia karena keunikannya. Bayangkan saja, sanggar ini satu-satunya yang masih bertahan dan melestarikan tari topeng di Indonesia. Sayangnya, Mimi Rasinah sudah tutup usia di tahun 2010 yang lalu. Kini sanggar ini dikelola oleh keturunannya dan dibantu oleh Pertamina EP. Ada puluhan anak yang tampil di panggung sanggar dengan segala jenis tarian yang membuat saya kagum. Indahnya budaya kita.

Sanggar Tari Mimi Rasinah aktiv melakukan pelatihan kepada para penari yang berasal dari berbagai desa di Indramayu. Mereka rutin mengasah kemampuan untuk menjadi penari topeng yang hebat.

Sanggar Tari Topeng Mimi Rasinah bekerjasama dengan Pertamina EP Asset 3 Jatibarang Field. Mereka diberikan fasilitas tempat dan bantuan untuk pengembangan karakter warga lokal. Kebanyakan yang dibina adalah anak-anak Indramayu yang memang tertarik dengan tari topeng. Mereka dibina di sini. Oh yah, anak-anak sanggar Mimi Rasinah sudah tampil di berbagai panggung  nasional dan internasional. Dalam waktu dekat mereka akan manggung di Eropa. Semoga sukses yah!

Walau kurang lama di Cirebon, saya senang bisa melihat banyak hal yang baru. Mulai dari kesempatan mampir ke Assetnya Pertamina, sampai menyaksikan anak-anak berbakat di Jawa Barat yang masih mau melestarikan budaya lokal. Ini gak gampang sih di zaman sekarang. Lain kali mau ke Cirebon explore alamnya kali yah. Ada anak Cirebon di sini? Coba kasih rekomendasi wisata seru!

 

2 Comments

  1. lenny

    Yang foto tari topeng itu epic banget.. semoga lestari terus yah. Makasih loh buat Pertamina yang udah mau bantu mereka #tepuktangan

Leave a Reply

Theme by Anders Norén