DESTINATION, NTT

Suatu Pagi Di Pantai Mali, Alor

pantai-mali-alor-nusa-tenggara-timur

Ini bukan pertama kali saya posting tentang Alor, pulau cantik di belahan bumi Timur Indonesia. Beberapa waktu lalu saya cerita tentang pengalaman trip ke pulau pulau cantik di Alor (cek disini) gimana gak cinta dengan keindahan pulau yang masih berada di provinsi NTT ini. Masyarakat lokal yang sangat ramah, alam yang cantiknya luar biasa dan ditambah lagi dengan makanan khas Alor yang suka buat kangen. Dan kali ini pantai Mali, Alor yang menjadi cerita saya.

pantai-mali-alor-nusa-tenggara-timur

pantai-mali-alor-nusa-tenggara-timur (3)

Dalam trip #PesonaAlor kami terbagi dalam beberapa kategori berdasarkan passion dan kemauan. Ada yang tergabung dalam kategori diving, trekking, cycling dan lainnya. Saya bergabung di fotografi walau saat itu sempat ditawari penyelenggara untuk bergabung di trekking. Syukurlah, rupanya saat itu saya ketemu orang orang yang asik dalam kategori pilihan saya. Dan terjadilah kegilaan pagi itu di Pantai Mali.

pantai-mali-alor-nusa-tenggara-timur

pantai-mali-alor-nusa-tenggara-timur (6)

Pagi itu jam 5 pagi saya dan rombongan sudah berada di pantai Mali. Pantai yang konon tempat yang sangat bagus untuk meotret Sunrise. Sayangnya pagi itu cuaca tidak begitu bagus. Mendung...layaknya hati yang dingin tak bertuan #Eakk. Sekilas tidak ada yang begitu wao di pantai Mali. Kabut yang menutupi bukit bukit dan permukaan laut membuat pandangan tidak begitu jelas. Namun ada hal yang menarik pagi itu. Setelah gagal mendapat semburat matahari terbit, kami menyaksikan aktivitas warga lokal mencari ikan di laut yang kemudian hasil tangkapannya langsung dijual di pasar ikan.

pantai-mali-alor-nusa-tenggara-timur

Para lelaki tampak menepi dengan kapal kapal kecil yang mereka gunakan melaut. Sementara itu para kaum ibu rupanya sudah menunggu di pantai untuk mengambil ikan hasil tangkapan untuk dijual di pasar. Yang unik adalah, para kaum ibu membawa ember kosong yang akan digunakan sebagai wadah ikan. Si ibu akan nego harga dengan si pemilik ikan terlebih dahulu. Kalau harga sudah cocok maka ikan akan di sortir berdasarkan jenis dan ukurannya. Oh yah, si ibu yang saya temui sempat mengatakan harga per ekor untuk ikan tongkol ukuran 1 kg sekitar 20-30 ribu.

Selain ikan yang layak diperjualbelikan di pasaran. Jenis binatang laut lainnya seperti bulu babi juga menjadi incaran. Pagi itu saya dan teman teman yang lain puas banget menyaksikan langsung jual beli ikan secara tradisional di pantai Mali. Perut pun itu mulai terasa manggil manggil membayangkan ikan segar itu di panggang, haha. Kami pesan beberapa ekor dari para nelayan yang saat itu tangkapan ikannya masih segar untuk di panggang di pinggir pantai. Aduhai! beberapa menit setelah matang, ikan pun diperawani oleh kami tanpa ampun ­čÖé

Ikan bakar tanpa cabai dan bumbu khusus ternyata enak juga. Daging empuknya membuat semakin lahap aja. Saya salut banget dengan ibu ibu disini. Mereka tidak perlu waktu lama mengolah ikan hingga jadi makanan menggoda pagi itu. Ah, beta jadi kangen mama!

pantai-mali-alor-nusa-tenggara-timur

pantai-mali-alor-nusa-tenggara-timur (10)

Matahari mulai naik dari permukaan bukit Alor, cuaca pun mulai menyengat badan kami. Saya dan rombongon memutuskan untuk mencari tempat berteduh sejenak sambil ngopi tampan di warung warga yang lokasinya masih berada di bibir pantai Mali. Oh yah, ngomongin soal panas, rupanya perlu banget yah menyesuaikan pakaian ketika trip seperti ini. Salah memilih bahan pakaian bisa mengganggu perjalanan. Misalnya bahan baju yang tidak lembut dan tidak menyerap keringat bisa merusak mood karena akan terasa gerah dan kepanasan.

Just share aja nih buat kalian yang suka jalan dan main di outdoor. Beberapa waktu lalu saya coba cari baju dan celana yang pas ketika trip khususnya yang mengharuskan kita trekking atau masuk hutan. Kalau lagi jalan masuk desa, saya biasanya gak nyaman pakai celana panjang karena selain sempit bahan celana jeans misalnya, akan terasa berat di badan. Begitu juga untuk atasan. Kaos yang terlalu tebal bisa buat sesak. Saya baru dapat pilihan baju dan celana yang sesuai kebutuhan saya di Lois Indonesia

Kenapa Lois? Setelah saya buktikan menggunakan baju dan celana produk Lois, nyaman banget. Untuk celana jeans yang saya pakai itu ringan banget dan elastis. Kalau biasanya pakai jeans buat gerak terbatas yang ini beda deh. Justru nyaman di badan dan kaki tetap leluasa bergerak. Terus untuk baju kaosnya juga saya suka. Bahan tipis menyerap keringat sehingga mau berlama lama di bawah matahari juga tidak menjadi kendala. Cobain deh buat kamu yang suka traveling outdoor.

lois-indonesia-jeans

Pantai Mali berada di Desa Kabola Kecamatan Teluk Mutiara, Alor. Kawasan Mali ini juga persis berada di samping bandar udara Mali. Akses menuju pantai juga tergolong dekat yang hanya sekitar 10 KM dari pelabuhan Kalabahi, Alor. Dari pusat Kota Alor, sebaiknya menggunakan kenderaan. Tidak ada angkutan khusus ke pantai Mali. Hanya saja ada beberapa jasa warga yang tetap bisa digunakan jasanya untuk antar jemput Pantai Mali.

Jika cuaca sedang bersahabat, maka pantai Mali ini  sangat cantik. Pohon pohon hijau penangkal abrasi terlihat berjejer rapi di sekitaran pantai.

pantai-mali-alor-nusa-tenggara-timur

NOTES:

  • Pantai Mali berada di desa Kabola Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, NTT.
  • Penerbangan dari Jakarta - Kupang- Alor
  • Ada jalur laut Kupang - Alor ┬ábegitupun sebaliknya.
  • Pantai Mali cocok dikunjungi pagi dan siang hari.

4 Comments

  1. makin rindu NTT

  2. NTT emang bikin penasaran! ­čśÇ

Leave a Reply