Amerika, DESTINATION, United States

New York City, My Favorite City In The US

"New York City please go easy on me tonight"

Apa pendapatmu kalau dengar New York? Alicia Keys kah dengan Empire State of Mind nya itu? Atau mungkin film King Kong yang beradegan di puncak gedung tertinggi di kota itu? Buat saya, New York itu bagaikan permen Tamarin, manis dan asamnya terasa pekat.

New York adalah kota sekaligus negara bagian AS terakhir yang saya kunjungi di bagian East Coast Amerika Serikat. 1 Januari 2018 yang lalu saya bertolak dari Washington, D.C. ke New York. Kata (((bertolak))) buat gak kuat yak 😀

Pesan tiket jauh hari dan homestay lewat airbnb memantapkan saya untuk explore kota New York dengan maksimal. Ada beberapa tujuan utama saya selama berada di sini. Salah satunya adalah Broklyn Bridge. Salah satu simbol kemegahan NYC yang super iconic dan wajib dikunjungi.

Subway adalah satu-satunya alat transportasi yang saya gunakan selama berada di New York. Selain lebih praktis dan cepat, tentu lebih murah dibanding naik uber dan taksi online lainnya. Untuk one ride harganya $2.75 dan 7-day unlimited pass $32. Keuntungan lainnya naik subway, rutenya hampir mencakup semua destinasi yang saya inginkan di New York.

Kembali ke topik, NYC (New York City) merupakan kota yang sangat saya suka. Alasannya sangat sederhana, saya pecinta street photography selain pecinta landscape. Ketika berkunjung ke Chicago, saya sempat bilang ke teman saya "ini Chicago berasa New York ya" karena tata kotanya yang padat. Namun ketika saya menginjakkan kaki di kota yang sangat besar ini, saya jauh lebih terpesona. Yah, kok suka banget sih kota yang udah sesak gitu?

Gini, buat saya seni dari NYC itu adalah kehidupan orang-orangnya yang cepat. Nyaris tidak ada santainya sama sekali. Istilah yang selama ini saya dengar "New Yorker" dengan jalannya yang super cepat, emang benar adanya. Mulai dari pejalan kaki yang sibuk lalu lalang sampai pembeli makanan cepat saji pun tidak mau berlama-lama nongkrong. Ini seni yang menarik buat saya. Mungkin karena biaya hidup yang sangat mahal adalah faktor utama para new yorkers harus serba "main cepat".

Di bawah ini adalah galeri foto New York trip saya. Enjoy!

Brooklyn Bridge

Ini adalah kondisi minus delapan derajat sekitar jam 6 pagi. Sebenarnya saya gak kuat bertahan lama, namun entah kapan lagi akan kembali ke sini jadinya saya berjuang sampai 2 jam an buat menjelajahi jembatan ini.

Manhattan Bridge View

Dumbo

Jika kalian familiar dengan akun instagram yang berhubungan dengan NYC, pasti tahu spot yang unik ini. Namanya Dumbo, destinasti wajib buat yang suka foto prewed atau sekedar buat menuhin galeri instagrammu eakk.

Downtown New York City

Ini antara jam 10-11 pagi kala itu ketika para Newyorkers belum bubar kantor. Yang lagi lalu lalang adalah para turis yang sedang liburan di New York.

Flatiron Building 175 5th Avenue

Salah satu alasan saya ke New York karena penasaran dengan gedung unik ini. Bentuknya tipis banget kayak harapan 🙂

Grand Central Terminal, 89 E 42nd Street

New York Public Library

Perpustakaan umum ini menjadi daya tarik sendiri buat para turis dari seluruh dunia. Gimana gak, selain artistik, tempat ini juga terkenal karena beberapa adegan film Hollywood mengambil lokasi shooting di sini. Mulai dari Spiderman sampai Sex in The City. 

Times Square

Maka adalah kelalaian yang hakiki jika ke New York tanpa mampir ke Times Square. Hiruk pikuk New York nyata ada di sini. Buat yang mau merayakan countdown new years eve, Times Square juaranya.

Ini suhu sekitar minus dua belas derajat dan ngeluarin tanganpun gak kuat.

NOTES:

  • Airbnb di Brooklyn: High Season sekitar $35/malam max 4 orang
  • Subway/train one week unlimited $32
  • Meals mulai dari $5 (Mcdonald, subway etc)
 

14 Comments

  1. Setia

    kamu adalah orang yang beruntung dalam hal ini, bersyukur atas kesuksesan mu bang

  2. Tante debz

    Stunnning pictures love your blog

  3. Duh saking tjakep-tjakepnya fotonya, bikin timbul rasa penyesalan karena ku dulu tak banyak eksplor NY. Paling di sekitaran Times Square ama Central Park doang.

  4. Bayanganku tentang New York … kota metropolis dan super sibuk banget.

    Foto2 keren di artikel ini berhasil membawa imajinasi ke kota New York sebenarnya kayak apa …

    • Memang padat seperti tampak di tv/foto. Tidak bisa dipungkiri kalau NYC emang padat banget, dan kawasan kumuh tetap ada. Tapi melihat sisi positivnya, NYC tetap tertata dengan baik.

  5. Evi

    New York kota megapolitan, tapi dari foto-foto di atas, gak kelihatan sembrawut ya Kak Richo. Bangunan tartata rapi, sungai dan open space bersih. Pantas lah banyak orang cinta kota ini.

    Btw, seperti biasa, foto-fotonya keren banget 🙂

    • Makasih mba Evi 🙂

      Iyah, memang tetap ada kawasan yang kurang rapi daerah Brooklyn, hanya karena pas salju kala itu tak kepikiran lagi jepret-jepret hehe

      Tapi untuk downtwon and uptownya tetap kusuka banget.

  6. Iya, itu gedung tipis banget ya… Kayak harapan ku dengan dia.. eh

  7. Perpus umumnya rame ya, kayaknya nyaman juga di situ. Blognya juga keren hehe

Leave a Reply

Theme by Anders Norén